HMINEWS.Com – Sukses menggelar Islamic Book Fair (IBF) di Jakarta, Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) berencana melebarkan sayap. Menggelar perhelatan serupa di provinsi lain di seluruh Indonesia, dengan taraf yang lebih besar (internasional) dan menghadirkan penerbit-penerbit dari berbagai penjuru dunia.

 “Akan digagas menjadi go internasional. Mulai 2014 akan berpameran dari kota ke kota, roadshow dan dengan dukungan pemerintah dan IKAPI-IKAPI daerah untuk melaksanakan kegiatan di daerah,” kata Ketua IKAPI Jakarta, Afrizal Sinar dalam konfernsi pers penutupan IBF, Ahad (10/3/2013).

Sejumlah daerah diusulkan sebagi tempat penyelenggaraan pameran buku bertaraf internasional tersebut, seperti Bali dan Lombok yang sekaligus mempunyai daya tarik tinggi dari sisi kepariwisataan dan terkenal di dunia.

Syafii Antonio, peraih penghargaan tokoh perbukuan 2013, menyatakan kegiatan tersebut akan dibuat seperti pameran buku internasional di Kairo dan Frankfurt. Tidak hanya sebagai ajang menghadirkan penerbit dunia, pameran buku internasional nantinya juga diharapkan menjadi sarana untuk mengekspor pemikian keislaman Indonesia yang lebih toleran ke kancah dunia, yaitu dengan adanya penerjemahan buku-buku  berbahasa Indonesia ke bahasa Arab dan Inggris.

Kata Syafii Antonio, selama ini banyak penerbit di Indonesia hanya mencari jalan mudah, yaitu dengan menerjemahkan buku-buku berbahasa asing ke Bahasa Indonesia. “Itu merupakan kemalasan intelektual, yang paling gampang menerjemahkan dan dijual.

Untuk beberapa buku yang sifatnya pakem, seperti tafsir, hadits, hal itu masih bisa dimaklumi. Tetapi yang sifatnya pemikiran Isam, Indonesia jelas berbeda dari dunia lain termasuk dunia Arab.