HMINEWS.COM

 Breaking News

Dradjad: Impor Pangan Bukti Kegagalan Negara

February 04
15:10 2013

HMINEWS.Com – Pengamat ekonomi, Dradjad Wibowo mengatakan kebijakan impor pangan merupakan ironi ekonomi Indonesia. Impor yang berlebihan menunjukkan kegagalan produksi pangan dalam negeri yang seharusnya dibina oleh pemerintah.

“Impor pangan adalah salah satu ironi ekonomi negara ini. Bukan karena impor harus dilarang, tapi karena impor pangan kita sudah berlebihan. Faktor penyebab utamanya adalah kegagalan produksi pangan kita menyamai pertumbuhan permintaan pangan domestik, baik dari kuantitas maupun kualitas,” ujar Dradjad Wibowo, Senin (4/2/2013).

Menurut Dradjad, sejak lengsernya Presiden Suharto, kebijakan produksi pangan dianaktirikan, mulai dari pra produksi, produksi, distribusi hingga stabilisasi harga dan teknologi pertanian dan pangan.

“Terlepas dari kesalahan-kesalahan beliau, Pak Harto menempatkan kebijakan pertanian dan pangan pada prioritas utama. Contohnya, dulu kita punya penyuluh pertanian yang andal, sekarang mereka seperti menjadi warga kelas dua. Dulu kita punya Bimas dan Inmas, sekarang hilang,” jelasnya.

Dradjat memandang kini sudah saatnya kebijakan pertanian dan pangan diprioritaskan, konversi lahan subur menjadi lahan non-pertanian dihentikan dan impor pangan harus ditekan. Hal-hal semacam itu, lanjutnya harus ditempuh melalui intervensi negara, dengan undang-undang maupun instrumen kelembagaan negara.

“Jika hal-hal di atas tidak dilakukan, Indonesia akan terus menjadi bahan lelucon para ahli pertanian dan pangan dunia, serta menjadi pasar yang gemuk bagi produk impor,” cetusnya. [Detik]

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Facebook Kami

Dapatkan update berita kami

Terimakasih sudah berlangganan

Terjadi kesalahan.

About

Hminews.com adalah website media pergerakan anak muda masa kini. Kami mewartakan berita dan opini dari anak muda dari berbagi pergerakan mahasiswa. kirim artikel anda ke redaksi at hminews.com.