HMINEWS.Com –  Merasa dilecehkan oleh perusahaan PT KD Heat Technologi Indonesia, DPRD Karawang dari Komisi D, beserta Dinakertrans Karawang mendatangi perusahaan tersebut. Tidak hanya itu, mereka juga datang bersama serikat buruh yang tergabung dalam FSPK.

Penyebab persoalan tersebut karena sudah beberapa kali pihak perusahaan tidak menghadiri undangan hearing bersama DPRD Karawang beserta ratusan anggota FSPK guna membahas masalah pemecatan 50 karyawannya.

“Hingga tiga kali undangan, perusahaan masih belum dapat hadir. Setiap kali diundang selalu ada jawaban melalui faks, perusahaan tidak hadir karena tidak ada manajemennya. Tertanda Sugiyanto, manajement Acounting PT KD Heat Technologi Indonesia,” kata  Nanda Suhanda, anggota Komisi D Fraksi PKS DPRD Karawang, Rabu (16/1/2013).

Selain itu, rekan kelimapuluh karyawan tersebut melakukan aksi blokir jalan Kawasan Suryacipta sebagai bentuk solidaritas sesama pekerja. Meski kedinginan karena diguyur hujan mereka tidak pernah menyerah berorasi menyampaikan kekecewannya terhadap perusahaan.  Terlebih dalam aksi itu dihadapkan pasukan berpakaian hitam laskar salah satu LSM.

Saat disidak DPRD, pimpinan perusahaan tidak ada di tempat dan hanya ada stafnya yang telah mendapat pemberitahuan untuk hadir hearing pada jumat mendatang.

Dari pihak perusahaan sendiri, Muzakir, foreman Produksi menjawab bahwa urusan mereka dengan karyawannya yang di-PHK itu tidak patut diselesaikan oleh pemerintah legislatif, melainkan oleh pemerintah eksekutif. Sedang pasukan berpakaian hitam di sana menurutnya bukan LSM, melainkan keamanan yang diperintah oleh perusahaan dan dibayar.

Asep Riyadi