HMINEWS.Com – Sejak malam tahun baru 1434 Hijriyah, Rabu (14/11/2012) malam, wilayah Gaza, Palestina dihujani lebih dari 120 serangan udara Israel. Korban pun berjatuhan dari pihak warga sipil termasuk wanita dan anak-anak. Korban tewas 15 orang dan korban terluka 115 orang lebih.

“Limabelas orang meninggal dan 115 orang terluka,” kata petugas medis Palestina sebagaimana dikutip AFP. Menurut petugas, tiga dari kelimabelas korban merupakan pejuang Hamas, termasuk seorang komandan sayap militer tersebut, Ahmed Jaabari di dekat kota Khan Yunis. Yang lain merupakan warga sipil.

Para pejuang Palestina membalas serangan tersebut dengan meluncurkan 130 roket ke wilayah yang diduduki Israel. Serangan balasan Hamas, seperti dilaporkan juru biara kepolisian Israel, menewaskan tiga warga zionis tersebut. Pesawat-pesawat Israel terus membombardir Gaza saat rezim Zionis itu hendak menggelar pemilihan umum (pemilu) Januari mendatang. Hamas menanggapi serangan tersebut sebagai pernyataan perang Israel.

Sebuah bom juga jatuh di dekat lokasi Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang belum selesai dibangun para relawan MER-C dari Indonesia. 17 relawan harus mengamankan diri di lantai dasar rumah sakit. Sementara 11 relawan lain terjebak di Masjid Gaza saat melaksanakan ru’yatul hilal untuk penetapan awal tahun baru.

Negara-negara Arab hanya bisa mendorong PBB untuk  mengecam serangan tersebut, dan di New York, Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan 90 menit membahas meluasnya aksi kekerasan di Gaza. []