HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI-MPO) Cabang Majene terus mendorong dijadikannya Majene sebagai Kota Pendidikan di Provinsi Sulawesi Barat. Dalam unjukrasa kemarin, HMI berhasil membujuk bupati menandatangani nota kesepakatan.

“Akirnya mahasiswa diterima langsung  oleh Bupati Majene dan kemudian komitmen dituangkan dalam nota kesepakatan untuk serius dalam menjalankan kewenagannya  dalam menjadikan Majene sebagai Kota Pendidikan di Sulbar,” kata koordinator aksi, Napirman, Jumat (5/10/2012).

Pembentukan provinsi Sulbar telah melalui perjuangan yang besar, hingga pada 2004 dengan UU No 26 tahun 2004 resmi menjadi provinsi tersendiri.

“Itu berarti Sulbar diharapkan mampu mengembangkan provinsi Sulawesi Barat sehingga dapat bersaing dengan provinsi-provinsi lain yang ada di Indonesia di berbagai bidang,” lanjut Napirman.

Menurutnya, dalam usaha tersebut para tokoh Sulbar berkomitmen menjadikan Majene sebagai pusat pendidikan, akan tetapi realitasnya kini masih jauh dari harapan.

“Karena sampai saat ini belum ada perda yang mengatur bahwa memang benar Majene adalah Kota Pendidikan se-Sulawesi Barat, maka secepatnya Pemrov tetapkan  Perda bahwa Majene adalah pusat pendidikan di Sulawesi Barat,” tuntutnya.

Slain itu HMI juga mendesak segera ditetapkannya Perda RTRW, meningkatkan layanan pendidikan dan menyediakan perpustakaan daerah.