HMINEWS.Com – Syawalan (halal bihalal) alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI MPO) berlangsung meriah. Dihadiri  kader-kader aktif serta alumni HMI MPO beserta keluarga dan simpatisan di Flora Garden Resto, Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan, Ahad (16/9/2012).

Awalil Rizky (alumni Cabang Yogya) mewakili alumni-alumni menyampaikan permohonan maaf, sebagaimana tradisi Lebaran, dan Muhammad Akbar Ketua Komisi PAO&K  mewakili kader aktif sekaligus meminta maaf kepada keluarga besar HMI MPO dan menyampaikan pidato Ketua Umum PB HMI, Alto Makmuralto.

Tampil membawakan orasi politik adalah Suharsono, seorang alumni yang banyak menulis buku. Ia berbicara mengenai arah gerakan politik HMI, yang secara garis besar mengatakan bahwa HMI harus siap memasuki wilayah pertarungan gagasan besar.

HMI harus memiliki paradigma yang berbeda dan memperkuat integritas sebagai modal, tidak menjadi gerakan yang mudah hanyut menjadi folower dan mengikuti apa saja yang sedang ramai.

“Kita muncul dengan modal intelektual dan integritas, kita menjadi orang-orang sebagai petarung di kancah perpolitikan nasional. Dari itu perlu dibangun keutuhan intelektual, integritas, orisinalitas gagasan dan paradigma.”

Hadir pada acara tersebut alumni lain di antaranya Masyhudi Muqorrobin, Eggy Sudjana, Saat Suharto, Abidin Qura, Hidayat Tri Sutarjo, Muzakkir Jabir, dari cabang-cabang: Yogya, Semarang, Jabodetabek, dan banyak lagi.

Sementara diskusi malam harinya mengemuka keinginan memajukan salah seorang alumni HMI MPO, Anies Baswedan sebagai calon presiden masa depan. []