HMINEWS.Com – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh menolak masuknya aktivis gay dan transgender, Dede Oetama ke Komnas HAM. KAMMI mendesak Komisi III DPR RI tidak meloloskan nama tersebut karena dinilai berpotensi merusak moral bangsa.

“Kita sangat menyesalkan bila orang yang tidak paham undang-undang masuk sebagai anggota Komnas HAM. Dede Oetama seorang pendiri GAYA Nusantara merupakan salah satu lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sering mengangkat isu-isu feminis dan selalu menyuarakan kebebebasan berekpresi tanpa batas, termasuk di antaranya perkawinan sesama jenis,” kata Ketua PW KAMMI Aceh, Faisal Qasim, Rabu (12/9/2012).

KAMMI mengingatkan akan tabiat kaum ‘Ad pada zaman Nabi Luth yang dibinasakan karena perilaku homoseksual. Aksi yang digelar di Bundaran Simpang Lima Kota Banda Aceh tersebut berlangsung tertib.

Seharusnya, lanjut Faisal, sebagaimana UU NKRI Pasal 29 bahwa perkawinan merupakan ikatan suci antar laki-laki dan perempuan, maka perkawinan sejenis yang dibela oleh GAYA Nusantara, harus tetap dilarang. Juga dengan tidak meloloskan Dede Oetama, yang kabarnya masuk lima besar komisioner Komnas HAM. []