HMINEWS.Com – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI-MPO) beraudiensi dengan Kedutaan Besar Myanmar di Jakarta. Membahas berita yang berkembang mengenai kekerasan yang menimpa Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar.

Diwakili Sekjen PB HMI MPO Herman Haerudin dan Ketua Komisi Advokasi PB HMI MPO, Muh Zamal Nasution, keduanya diterima Dubes Myanmar untuk Indonesia, Min Lwin beserta 4 diplomat Kedutaan di Jalan Haji Agus Salim, Jakarta Pusat, Kamis (30/8/2012).

Perbincangan berlangsung sekitar dua jam, yang diawali dengan perkenalan, disambung dengan pemaparan situasi yang terjadi di Rakhine oleh pihak Kedutaan. Dalam pembicaraan tersebut Min Lwin mengaku menyayangkan pemberitaan media yang dinilainya berlebihan mengenai apa yang terjadi di negaranya tersebut dan sikap pemerintah Myanmar dalam hal ini.

Ia juga mengapresiasi PB HMI yang menempuh upaya tersebut dalam menyikapi konflik yang menimpa komunitas Muslim Rohingya.

Menanggapi pernyataan tersebut, PB HMI akan klarifikasi kepada Ketua Palang Merah Indonesia, Jusuf Kalla yang sebelumnya telah mengunjungi Rakhine.

“Ini penting karena Ketua Umum PMI secara resmi mewakili pemerintah Indonesia yang telah menyaksikan langsung tentang kondisi yang terjadi di Rakhine  State Myanmar,” kata Herman Haerudin mengenai rencana menemui Ketua PMI.

Hasil yang diharapkan dari pertemuan dengan Ketua PMI nantinya akan menjadi bahan pertimbangan PB HMI dan semua Cabang se-Indonesia dalam mengambil sikap.

“Pernyataan sikap juga akan ditembuskan kembali ke Kedutaan Myanmar sebagai bentuk pertanggungjawaban HMI kepada umat dan prinsip-prinsip kemanusiaan,” jelas Muh Zamal Nasution. []