HMINEWS.COM

 Breaking News

Muslim Amerika: Membunuh Orang Tak Bersalah, Lebih Menghina Nabi

September 17
14:00 2012

HMINEWS.Com – Tidak semua muslim setuju atas pembunuhan duta besar Amerika di Libya sebagai respon terhadap penghinaan  atas Nabi Muhammad  dalam film “Innocence of Muslim.” Seperti komunitas Muslim di Amerika yang kemudian membentuk gerakan ‘Berkirim Ucapan Belasungkawa untuk Keluarga Duta Besar Steven.”

“5.000 Mercy Mailings. Send Condolences to Ambassador Steven’s Family,” begitulah gerakan itu dinamakan. Dengan berlamat di  https://andalusianarts.wufoo.com/forms/send-condolences-to-ambassador-stevens-family/, mengundang warga dunia untuk berkirim ucapan belasungkawa atas pembunuhan atas orang yang dianggap tidak bersalah tersebut.

Muslim Amerika menilai, dengan membunuh orang yang tidak bersalah dan tidak ada sangkut pautnya dengan pembuatan film “Innocence of Muslims” itu justru bertentangan dengan ajaran Nabi Muhammad.

By killing an innocent man who had nothing to do with this film, they did more to offend the Prophet Muhammad than this film could have ever done. Their actions go against the mercy, love, patience, and justice he embodied on a daily basis.

“Dengan membunuh orang yang tidak ada sangkut pautnya dengan film ini, mereka (para pembunuh) justru lebih menghina Nabi Muhammad dari film tersebut. Aksi mereka bertentangan dengan kasihsayang, cinta, kesabaran dan keadilan..,” demikian tertulis dalam situs tersebut.

Muslim Amerika mencontohkan bahwa Nabi Muhammad berdiri dari duduknya saat ada iring-iringan yang membawa jenazah seorang Yahudi melintas. Atas tindakan tersebut, para sahabat Nabi protes, akan tetapi beliau beralasan: “Bukankah dia manusia juga?”

Marah atas penghinaan tersebut adalah wajib, akan tetapi membunuh siapa saja yang terkait dengan Amerika tidak dapat disetujui. []

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.