HMINEWS.Com – Dalam menyambut agenda Kongres HMI (MPO) ke-29, tahun 2013. Berbagai persiapan dan diskusi telah dilalui antara Pengurus Badko Papua, Pengurus Cabang Jayapura, dan Panitia SC Kongres di Jayapura.

Dari Sekretariat HMI Badko, kediaman Mantan Ketua HMI Cabang Jayapura Tahun 2005-2007, Mukrianto Abd Rahim hingga tataran Anggota HMI telah menyimpulkan secara sementara beberapa aspek pendukung akan terlaksananya agenda dua tahunan HMI.

Sejumlah persoalan serius antara lain maraknya berita penembakan di Jayapura yang terjadi beberapa bulan terakhir. Hal itu mau tak mau menjadi sorotan dan telah membentuk opini publik akan ketidakamanan Kota Jayapura.

“Hal inilah yang menjadi keseriusan teman-teman HMI di Tanah Papua untuk menenangkan suasana opini,” kata salah mantan Pj Ketua Umum HMI MPO Cabang Jayapura, Anhar Alfatani, Selasa (14/8/2012).

Menurutnya, suasana tersebut berangsur-angsur hilang. Sementara berbagai agenda yang telah dilaksanakan HMI MPO Cabang Jayapura, Badko Papua dan Panitia SC Kongres, antara lain berkoordinasi dengan Kepolisian Daerah Papua.

“Kita harus siap melaksanakan Kongres HMI (MPO). Jika dapat terlaksana, ini adalah langkah awal dari ‘persaingan’ perkaderan HMI dalam dinamika gerakan kemahasiswaan di Papua,” kata Hasan K Bauw, salah satu pemrakarsa HMI MPO di Jayapura, yang sekarang menjabat Ketua BKPRMI Papua 2012-2015.

Hasan Bauw menegaskan, kongres tidak serta merta dapat terlaksana, akan tetapi memerlukan dukungan seluruh kader HMI se-Indonesia.

“Agar terlaksana tujuan HMI, maka harus didukung terlaksananya Kongres HMI di Jayapura, dengan berbagai impian Khittah dalam semangat terbitnya tajar dari timur (Papua).