HMINEWS.Com – Himpunan Mahasiswa Islam Koordinator Komisariat Universitas Islam Indonesia, bersama 4 komisariat (MIPA, FK, FPSB, FIAI), menyelenggarakan Baksos di daerah cangkringan, daerah yang pada musibah bencana alam letusan Merapi lalu sempat luluhlantak rata dengan tanah.

Kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Islam, Glagahmalang, Glagaharjo Cangkringan, Sleman Yogyakarta, Rabu (8/8/2012) lalu.

Beberapa kegiatan yang diselenggarakan panitia dari 4 komisariat bersama warga itu seperti membuka kembali Taman Pendidikan Alqur’an (TPA) yang ternyata hanya ada 2 pengajarnya. Sebelum acara inti yaitu penyerahan bantuan ke masjid, acara yang sebelumnya diisi dengan pengajian dan buka bersama.

Warga sekitar menyambut dengan antusias walaupun jarak mereka dengan masjid jauh lantaran daerah sekitar masjid itu adalah daerah yang rawan dampak awan panas Merapi, tapi itu semua tak menyurutkan sedikitpun langkah warga untuk ikut dalam acara tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berlanjut ke depannya, karena memang aktivitas yang terjadi di masjid ini masih sangat kurang. Dan kami juga berharap dengan momentum acara ini warga-warga dapat sedikit terinspirasi untuk ke masjid lagi,” kata Ketua Takmir Masjid Nurul Islam dalam sambutannya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan bahwa anggapan mahasiswa hanya sibuk dengan bangku kuliah dibandingkan dengan masyarakat akan sedikit termentahkan. Khususnya Himpunan harus tetap berkontribusi terhadap masyarakat, mengutip perkataan jendral sudirman bahwa HMI adalah Harapan Masyarakat Indonesia.