HMINEWS.Com – Kapolri didesak harus bisa melaksanakan protap penangangan anarki yang baru yang lebih persuasif. Selain itu juga harus melakukan sosialisasi ke semua Kapolda hingga Kapolres ke seluruh Indonesia agar protap baru benar-benar dipahami anggotanya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR, Priyo Budi Santoso usai buka puasa bersama di DPP Golkar, Slipi Jakarta Barat, Sabtu (28/7/2012).

“Protap yang baru jauh lebih persuasif, lebih memberikan tempat kepada nilai-nilai kemanusiaan. Mendesak Kapolri agar protap riilnya dilaksanakan, itu saja,” kata Priyo kepada wartawan.

Dengan penerapan protap yang baru tersebut, Priyo berharap tidak ada lagi jatuh korban akibat tindakan brutal aparat kepolisian terhadap warga.

Sebagaimana diberitakan, aparat kepolisian bentrok dengan warga Desa Limbangan Jaya, Ogan Komering Ilir-Sumatera Selatan beberapa hari lalu menewaskan seorang remaja berusia 12 tahun. Bentrok terjadi saat polisi menurunkan ratusan aparat untuk olah TKP terjadinya pencurian 127 ton pupuk milik PTPN.

Priyo mengatakan sangat menyesalkan kejadian tersebut dan minta harus diinvestigasi. “Sebagai pimpinan DPR saya sangat sedih dan menyesalkan itu terjadi. Mengapa harus ada peluru tajam. Harus ada investigasi,” ujarnya.

Fathur