HMINEWS.Com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Korps Lalulintas Mabes Polri di Jl MT Haryono Jakarta Selatan. Penggeledahan dalam rangka pengusutan dugaan korupsi proyek pengadaan simulator alat uji test SIM (surat izin mengemudi) kendaraan roda dua dan roda empat.

Puluhan penyidik KPK berusaha mencari dokumen terkait proses tender sejak Senin (30/7) sore hingga Selasa dinihari.  Berhasil mengumpulkan sekitar 20 dus dokumen tender yang diduga terjadi mark up.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Simulator SIM motor dibeli dari PT Citra Mandiri Metalindo seharga Rp 77,79 Juta per unit. Padahal, simulator sim motor itu dibeli Budi dari PT Inovasi Teknologi Indonesia (perusahaan milik Bambang) dengan harga Rp 42,8 Juta per unit. Kemudian Budi menjualnya ke Direktorat Lalu Lintas dengan harga Rp256.142.000 per unit.

Penggeledahan terkait kasus yang diduga merugikan negara puluhan miliar Rupiah tersebut sempat terjadi ketegangan dengan petugas kepolisian yang berusaha menghalangi. Kemudian penyidik mengadu KPK yang segera ditindaklanjuti dengan datangnya  tiga pimpinan KPK. Yaitu Ketua KPK Abraham Samad, Wakil Ketua Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas. Ditambah sejumlah petinggi lain KPK.

Tersangka kasus adalah Djoko Susilo, Kepala Korp Lalu Lintas waktu pengadaan tahun 2011 lalu. Ia dituduh menyalahkan wewenang sehingga merugikan negara dalam proyek senilai Rp180-an miliar tersebut, dan telah ditetapkan sebagai tersangka pada 27 Juli lalu.

Pasal yang dikenakan kepada Djoko adalah Pasal 2 ayat (1) dan Pasal 3 Undang-Undang Pemberantasan Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. []