HMINEWS.Com – Sengketa lahan antar warga dengan korporasi terus terjadi. Di Desa Danau Lancang, Kabupaten Kampar-Riau, warga desa membakar perumahan karyawan PT Raka. Massa kesal akibat PT Raka melanggar perjanjian dengan warga, bahwa PT tidak boleh memanen kelapa sawit dari lahan yang masih dipersengketakan.

Pembakaran terjadi pada Sabtu (28/7/2012) malam dan tidak kurang dari 30 kamp perumahan yang dibakar. Sementara puluhan preman bayaran yang menjaga perkebunan melarikan diri. Begitu juga dengan karyawan perkebunan di kamp 2, harus meninggalkan lokasi setelah menyelamatkan sedikit barang yang bisa dibawa.

Massa yang berjumlah sekitar 500 warga desa tersebut marah tidak hanya membakar perumahan, namun juga membakar sebuah escavator dan satu unit mobil milik perusahaan.

Masyarakat mengklaim lahan seluas 3.000 hektar tersebut sebagai milik mereka, yang pada tahun 2006 diserobot oleh pihak perusahaan seluas 1.400 hektar. Warga bertekad mempertahankan lahan mereka dari serobotan perusahaan. (OZ)