HMINEWS.Com – Dewan Keamanan PBB mengecam pembantaian di Houla, dekat Homs, Suriah, Jum’at (25/5/2012) lalu. Pembantaian tersebut menewaskan sedikitnya 108 orang termasuk 34 anak-anak dan mengakibatkan 300 orang terluka.

“Anggota Dewan Keamanan PBB mengutuk pembunuhan itu, di Desa Houla dekat Homs, dalam penyerangan yang melibatkan artileri dan tank pemerintah,” kata pernyataan yang dibacakan wakil Azerbaijan di PBB, Tofig Musayev, seperti dikutip BBC.

“Anggota DK PBB juga mengutuk pembunuhan sipil dengan menembak dari jarak dekat dan kekerasan fisik yang parah.

“Penggunaan kekerasan yang keterlaluan kepada penduduk sipil semacam itu merupakan pelanggaran hukum internasional yang berlaku,” lanjut Musayev.

Dubes Suriah (Syria), Bashar Ja’afari membantah adanya pembantaian tersebut. Menurutnya itu merupakan kebohongan dan informasi yang salah. Namun foto-foto dan video yang beredar menggambarkan kenyataan yang sangat mengerikan mengenai pembantaian tersebut.

Kekerasan rezim Bashar di Suriah (Syria) terus berlanjut meski Duta Perdamaian PBB, Kofi Anan pada April lalu telah menentukan enam poin perdamaian dan telah disetujuai Suriah. Dengan kondisi tersebut, pihak oposisi pun tidak bisa terus tinggal diam dan mematuhi gencatan senjata. []