HMINEWS.Com – Organisasi Konferensi Islam (OKI) mengecam pembantaian warga Houla, dekat Homs, Suriah oleh rezim Bashar al Asad yang menewaskan lebih dari 100 orang termasuk puluhan anak-anak dan wanita.

“Mereka mengabaikan ajaran Islam yang mengutamakam perlindungan terhadap nyawa manusia dan melarang membunuh atau merugikan setiap orang yang tidak bersalah,” kecam Sekjen OKI, Ekmeledin Ishanoglu dalam pernyataannya seperti dikutip onislam.net, Selasa (29/5/2012).

Seperti diketahui dunia, pembantaian tersebut terekam video amatir dan diunggah ke youtube. Juga korban-korban yang berjatuhan, banyak terekspos melalui foto dan video yang sulit terbantahkan, meski media pendukung rezim mengatakan hal lain.

“Pembantaian ini menunjukan bahwa pelakunya adalah penjahat berdarah dingin dan tidak memiliki nilai-nilai kemanusiaan, agama dan moral,” lanjut Ihsanoglu.

Sayangnya Organisasi  Konferensi Islam tidak mengambil tindakan nyata untuk menghentikan kekejaman tersebut, tepat seperti namanya OIC (Organisation of the Islamic Conference) yang diplesetkan menjadi: “Oh I See.”