HMINEWS.Com – Paripurna DPR membahas RUU Pemilu mengalami deadlock dan ditunda selama 24 jam. Penundaan tersebut setelah forum lobi gagal menghasilkan kesepakatan antara fraksi di DPR meski telah diskors selama 6 jam dari pukul 16.15, Rabu (11/4/2012) sore.

Deadlock akibat belum ada kesepakatan mengenai konversi suara jadi kursi, apakah menggunakan kuota murni atau metode divisor Webster.

Partai besar seperti Golkar, PDI Perjuangan dan PKS ingin agar konversi suara memakai metode Webster. Sedangkan partai lain menginginkan penggunaan kuota murni seperti pada pemilu 2004.

Sedangkan tiga hal yang telah disepakati adalah sistem proporsional terbuka, besaran PT (parliamentary threshold) 3,5 persen, alokasi kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) 3-10 kursi untuk DPR RI dan 3-12 kursi untuk DPRD.

Dengan sistem proporsional terka artinya pemilih tetap memilih langsung caleg-caleg, tidak menyerahkannya pada urusan partai. []