HMINEWS.Com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Tifatul Sembiring menyatakan telah menutup 99 persen situs yang mengandung pornografi. Tifatul seolah menutup mata terhadap fakta di lapangan masih mudahnya situs pornografi diakses.

“Hingga saat ini kita telah menutup hampir 99 persen situs yang mengandung pornografi, jika ada yang mengatakan Indonesia sebagai pengunduh pornografi terbesar tahun ini itu bohong, namun jika sebelum 2010 itu mungkin saja,” kata Tifatul jumat (8/3) lalu.

Memang ada sejumlah situs pornografi yang tidak bisa diakses, namun situs yang tetap bisa diakses masih lebih banyak bertebaran. Belum lagi yang konten dalam negeri yang pelakunya merupakan anak-anak negeri dalam rekaman telepon seluler maupun kamera video, mudah diunduh di mana saja.

Menteri dari PKS (Partai Keadilan Sejahtera) tersebut mengatakan provider yang masih meloloskan pornografi dengan sengaja dapat dicabut izin atau lisensinya. Untuk mengatasi hal itu, lanjutnya, Kemenkominfo berharap kerjasama masyarakat untuk melaporkan situs-situs pornografi yang masih bisa diakses.

Perlu diketahui, Komisi Pendidikan PB HMI (MPO) telah melaporkan maraknya situs pornografi ke Kemenkominfo, Selasa 21 Februari 2012 silam. Namun laporan tersebut tampaknya tidak ditindaklanjuti, terbukti dengan tidak berkurangnya sama sekali pemblokiran ratusan alamat web pornografi yang dilaporkan.

Juga,  pemanggilan ISP-ISP (internet service provider) pada 28 Februari dinilai hanya untuk menarik setoran, sementara mereka dibiarkan bebas meloloskan konten pornografi. (fathur)