HMINEWS.Com – Dukungan untuk kampanye Global March to Jerussalem (GMJ) makin  meluas. Tidak hanya dari unsur sipil, dukungan datang dari Komisi I DPR yang diwakili Helmy Fauzi, MPR yang diwakili Hajriyanto Tohari serta dari Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI).

Misi tersebut sesuai pembukaan UUD 45 yang menyatakan bahwa “Kemerdekaan adalah  hak segala bangsa, oleh karena itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan,” kata Hajriyanto Tohari,

Menurutnya, dukungan Indonesia untuk kemerdekaan Palestina sudah dikenal dunia luas. Yang justru berbeda dari sejumlah negara Arab yang tidak berani bersuara terhadap penjajahan tersebut. Di antara bentuk dukungan Indonesia tersebut adalah tidak dibukanya hubungan diplomatik dengan Israel.

“Kita tetap konsisten sampai dengan hari ini yang justru berbeda dengan beberapa negara Arab, kita tetap konsisten tidak membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Ini membanggakan kita sebagai bangsa, bahkan dalam beberapa kesempatan, angsa Arab sendiri menyatakan kekagumannya pada Indonesia karena konsistensi ini,” kata Hajriyanto di Bogor, Jumat (9/3/2012).

Sejumlah organisasi yang ikut dalam GMJ tersebut adalah MER-C Indonesia, Voice of Palestina Indonesia, Ma’arif Institute, Megawati Institute, Viva Palestina Indonesia, Rasil 720 AM, Forum Indonesia Muda, I Love Muhammad, Radioalfatah.com serta Yayasan Dana Mustadhafin. (rep)