Partai Demokrat Merasa ketakutan menghadapi aksi demo yang menentang kenaikan harga BBM. Pasalnya Partai Demokrat (PD-red) menduga aksi demo kenaikan harga BBM ditunggangi ‘penumpang gelap’. Antara lain orang yang berkepentingan menjatuhkan pemerintahan SBY.

“Soal makar, kita cermati saja. Bahwa ada yang coba-coba mau jatuhkan pemerintah SBY lewat isu BBM,” kata Wakil Ketua FPD DPR, Ramadhan Pohan, seperti diberitakan detikcom, Selasa (6/3/2012).

PD menduga ada sekelompok orang yang sedang mempersiapkan rencana jahat tersebut. Mereka berasal dari banyak kalangan.

“Ada yang sedang main api. Mereka kumpul di sebuah tempat, di sebuah kota. Mereka ada yang tokoh aktivis langganan. Non aktivis, pensiunan, kabarnya, info yang saya dapat, ada juga,” kata anggota Komisi II DPR ini.

Lalu sebenarnya dari mana PD mendapat informasi tersebut? Apakah dari Badan Intelijen Negara (BIN)?

“Saya tak mau sebut nama. Info itu, kami simpan rapat,” elaknya.

Sebelumnya diberitakan PKS menilai sikap PD yang terlalu membesarkan demo BBM sebagai tindakan berlebihan. Bagi PKS, PD paranoid menghadapi demo yang sebenarnya dinamika dari negara demokrasi.

Sementara itu, Partai Hanura merespons pernyataan Wasekjen PD Ramadhan Pohan yang menuding Ketum Hanura Wiranto ada di balik demo makar. Bagi Hanura, Ramadhan sedang mengalihkan isu kisruh internal PD yang kian ricuh dibumbui kasus hukum yang tak kunjung usai.

“Apa yang disampaikan Ramadhan itu adalah suatu bentuk kepanikan luar biasa yang mereka sudah tidak tahu apa yang harus dilakukan ditengah kasus hukum yang membelit sejumlah tokoh PD,” kata Sekretaris Fraksi Hanura DPR, Saleh Husin, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2012)