HMINEWS.Com – Diamnya dunia internasional terhadap pembantaian warga sipil di Palestina sejak Jumat (9/3) lalu membuat Israel menggila. Bahkan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengancam akan meningkatkan serangan ke Jalur Gaza yang telah menewaskan puluhan warga sipil tersebut.

Pembantaian tersebut ditengarai atas dukungan Amerika Serikat dengan bantuan militer dan keuangan. Meluasnya serangan Israel itu juga merupakan usaha menggagalkan perundingan rekonsiliasi nasional Palestina.

Di sisi lain, semakin parahnya krisis internal di Israel dan meningkatnya protes serta aksi mogok warga Zionis sebagai reaksi atas kegagalan kebijakan ekonomi serta diskriminasi petinggi Tel Aviv yang mengakibatkan kelumpuhan total rezim ilegal tersebut. Maka untuk menutupi kekeroposan internal tersebut, militer menyerang jalur Gaza. (Irib)