HMINEWS – Dunia pendidikan kembali tercoreng dengan adanya Kasus dugaan pencobaan asusila terhadap salah seorang mahasiswi Universitas Negeri Gorontalo oleh oknum dosen inisial RL dan DN beberapa waktu lalu terus mengemuka. Kejadian yang mencoreng wajah dunia pendidikan itupun mendapat kritikan keras dari mahasiswa yang ada di Gorontalo.

Sebagai aksi protes, beberapa mahasiswa melakukan aksi penggalangan dana yang diperuntukkan bagi para oknum dosen yang diduga cabul itu, Selasa (7/2). Kotak dana terbuat dinamai koin pelacur untuk dosen cabul.

Menurut para aksi masa, penggalangan dana tersebut dilakukan karena berdasar pengakuan RL salah seorang oknum dosen, kalau dirinya tidak memiliki uang untuk menyewa hotel, yang menjadi lokasi janjian bersama mahasiswi untuk melakukan perubahan nilai.

“Koin ini untuk dosen tersebut, agar dia bisa melakukan tindakan bejatnya pada pelacur saja jangan pada mahasiswa dengan iming-imingkan nilai,” kata Koordinator Aksi, Ramhad Himran.

Penggalangan dana tersebut berlangsung di bundarann HI Kota Gorontalo tepat pada pukul 16:00 wita, penggalangan ini juga memicu kemacetan diruas jalan. Untungnya dapat segerah ditangani pihak kepolisian. Menurut Rahmad Himran dana yang terkumpul nanti akan diberikan pada oknum dosen tersebut, sebagai bentuk keprihatian mereka terhadap tindakan yang dilakukan pada anak didiknya sendiri.[ian/JPNN]