HMINEWS.Com – Siapa tak kenal tokoh legendaris dakwah Islam di Indonesia, Dr Ir M ‘Imaduddin Abdulrahim, M.Sc. Apalagi di kalangan aktivis dakwah kampus, tak terkecuail di lingkungan HMI. Bang Imad, begitu dia disapa, adalah tokoh revolusioner dengan segudang prestasi luar biasa.

Bang Imad adalah aktivis dakwah yang pernah memimpin Lembaga Dakwah Mahasiswa Islam (LDM), salah satu lembaga kekaryaan di HMI yang terkenal dengan program Latihan Mujahid Dakwah (LMD) di kampus-kampus. LMD ditujukan sebagai ‘kawah candradimuka’ penggodokan calon-calon mubaligh – dai muda dari kalangan mahasiswa.

Tidak hanya di Indonesia, kiprah Bang Imad tembus ke dunia internasional seperti IIFSO dan WAMY. Bahkan di Malaysia, tokoh kelahiran Langkat, Sumatera Utara, 21 April  1931 tersebut merancang kurikulum pelajaran agama Islam sebagai mata kuliah wajib, mengkader sejumlah tokoh penting negara tersebut seperti Anwar Ibrahim.

Kini Bang Imad telah tiada, namun jasanya tak akanlekang termakan zaman.

Dalam rangka mengenang cendekiawan Islam yang besar di kampus sekuler tersebut, Karisma ITB akan menyelenggarakan Sarasehan Nasional Memorial Lecture serta penghargaan Lifetime Achievement  Dr Ir M Imaduddin ‘Abdulrahim M.SC (Bang Imad).

Acara bertempat di Gedung Aula Barat ITB-Bandung dengan tema “Revitalisasi Gerakan Dakwah; Menuju Kebangkitan Islam dan Indonesia”. Dimulai pukul 08.00 Senin 30 Januari 2012 dengan keynote speaker Anwar Ibrahim (Malaysia), Hatta Rajasa, AM Fatwa, AM Lufhfi, KH Miftah Faridl serta Hermawan K Dipojono (sesi 1).

Sesi 2 Memorial Lecture ada “Refleksi Gerakan Kultural vs Gerakan Politik” oleh Muslimin Nasution, MS Ka’ban, Fuad Amsyari dan Akbar Tandjung dengan moderator Robby Nurhadi. Acara terbuka untuk umum. (Fathur)