Headline


HMINEWS, Jakarta – Dahlan Iskan akan dicalonkan menjadi ketua umum PSSI. Pencalonan Dahlan Iskan sebagai ketua umum PSSI akan dibahas dalam kongres tahunan yang digelar di Bandung, 21 Januari mendatang, demikian dijelaskan Toni Aprilani.

Menurut ketua Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI) itu, dukungan kepada bos Jawa Pos tersebut datang dari berbagai tempat. Selain dari Jawa Barat dan DKI Jakarta, pengurus PSSI provinsi Yogyakarta, Jawa Timur dan Jawa Tengah juga memberikan dukungannya.

“Tentu soal pengusungan calon Ketua Umum PSSI itu akan dibahas saat Kongres Tahunan di Bandung nanti. Termasuk pencalonan Pak Dahlan itu,” kata Toni kepada INILAH.COM, Minggu (8/1).

Menurutnya, para pengprov PSSI sudah tak sabar memiliki pemimpin yang mampu membuat dan merealisasikan program kerja. “Kita menginginkan yang positif dan pemimpin yang konkret, bukan hanya pintar ngomong saja. Dan itu ada pada Pak Dahlan,” terang Toni.

Latar belakang Dahlan sebagai orang yang sukses membesarkan Jawa Pos serta memiliki jejak rekam positif saat menjadi Direktur Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan Menteri BUMN tersebut dinilai mampu memimpin PSSI dan menyelesaikan karut marut yang terjadi di dalamnya.

Dahlan juga bukan orang asing di sepak bola. Ia pernah memimpin dua klub legendaris Surabaya secara bergantian, Niac Mitra dan Persebaya. “Pencalonan Dahlan Iskan itu sudah bulat. Forum Pengprov PSSI juga sudah sepakat,” tegasnya.

Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) dibentuk oleh lebih dari 2/3 anggota PSSI yang tidak percaya lagi dengan kredibilitas ketua umum PSSI Djohar Arifin cs. Selain Dahlan, beberapa nama yang mencuat sebagai kandidat adalah Adiyaksa Dault, EE Mangindaan, dan Dahlan Iskan.

Toni memaparkan, selain membahas soal pencalonan ketum PSSI, kongres tahunan nanti juga bakal menggodok garis-garis besar haluan sepak bola.

“Nanti kita bersama tim kerja akan mengkaji, membahas, dan membuat semacam garis-garis haluan sepak bola. Nantinya seluruh stake holder akan di-explore di sana. Kalau sudah disepakati nantinya akan jadi pegangan,” paparnya. Larbi

Sebelumnya KPSI telah membentuk kelompok kerja untuk berdiskusi dan menyaring kritik, saran dan masukan yang menjadi dasar pembentukan pegangan tersebut. “Jadi, siapapun nanti yang akan terpilih, mempunyai kerangka kerja yang jelas untuk dilaksanakan,” imbuh sekretaris jenderal KPSI, Hinca Panjaitan.

Kongres tahunan di Bandung akan menyiapkan program kerja serta persiapan pemilihan ketua umum, yang dilaksanakan dalam Kongres Luar Biasa 6 Maret mendatang.

Kubu PSSI sendiri hingga kini tak mau mengakui KPSI dan tengah melakukan verifikasi terhadap 452 anggota yang disebut-sebut telag menyuarakan mosi tidak percaya.[] inilah