HMINEWS – Dalam pembicaraan via blackberry massenger antara Manajer Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manullang dan politisi Partai Demokrat, nama Ketua Besar dan Bos Besar. Bos dan Ketua Besar ini dikatakan akan menerima ‘apel Malang’ dan ‘apel Washington’ dari PT DGI karena berhasil memenangkan tender Wisma Atlit.

Ketika ditanya apakah Bos Besar itu, Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, sementara Ketua Besar itu adalah Ketua Banggar DPR Melchias Mekeng, Nazaruddin membenarkan.

“Iya benar,” singkat Nazar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (4/12/2012).

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun langsung bereaksi menanggapi hal tersebut. Menurut Jurubicara KPK, Johan Budi, kala dihubungi wartawan, Rabu (4/1/2012), sekecil apa pun informasi pada proses persidangan akan ditindaklanjuti.

Johan juga menegaskan bahwa kemungkinan Melchias Markus Mekeng dipanggil dalam persidangan Nazar terbuka besar. Namun, yang lebih berhak menentukan politisi Partai Golkar dihadirkan dalam persidangan atau tidak adalah Jaksa Penuntut Umum.

“Sesuai kebutuhan jaksanya juga nanti di persidangan,” demikian Johan.[ian/LI]