HMINEWS.COM

 Breaking News

Aliran Dana Century, BI Paling Bertanggungjawab

December 29
20:33 2011

HMINEWS.Com, Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI menilai Bank Indonesia paling bertanggungjawab terhadap aliran dana Bank Century. Hal itu karena BI-lah yang paling tahu kondisi sesungguhnya Bank Century waktu itu. Namun BI tidak membeberkannya di awal sebelum penggelontoran dana talangan, mengungkapnya setelah dana dikucurkan.

Demikian disampaikan  Wakil Ketua BPK RI, Hasan Bisri dalam dialog panel  “Mengupas Lebih Dalam Hasil Pemeriksaan Investigatif Lanjutan atas Kasus PT Bank Century, Tbk” di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto Jakarta, Kamis (29/12).

“Tidak mungkin tidak diketahui, namun baru dibeberkan setelah diputuskannya status BC sebagai bank gagal berdampak sistemik pada 21 November 2008,” kata Hasan Bisri.

Menurutnya, BC merupakan satu-satunya bank yang tidak memenuhi syarat untuk menerima gelontoran dana, namun bukannya dikecuailkan, yang terjadi justru peraturannya yang diubah untuk memuluskan upaya tersebut.

“Ibarat persyaratan minimal tinggi badan 160, hanya karena ingin meloloskan satu peserta yang kurang dari 160, peraturannya yang diubah menjadi 140,” lanjut Hasan Bisri memberi perumpamaan.

Peserta dialog panel yang terdiri dari berbagai media massa nasional pun mempertanyakan tidak adanya pengungkapan dana ke ‘pihak tertentu.’ Terkesan BPK menutup-nutupinya. Namun BPK mengatakan tidak pernah menduga dari awal adanya aliran dana ke pihak-pihak tersebut.

“Jika sekarang tidak ada temuan bukan berarti BPK menghilangkan temuan, dari awal BPK tidak pernah menduga ada aliran dana ke pihak tertentu.”

Independensi BPK juga dipertanyakan karena dugaan ada intervensi politik. Terlihat dari tidak adanya pengungkapan motif aliran dana ke berbagai pihak yang oleh BPK dibuat bagan begitu rinci mencapai ribuan penerima dari dana Rp6,7 triliun tersebut.

Tidak hanya itu, sampai kini pun tidak ada sama sekali pernyataan yang mengatakan bailout tersebut merugikan negara.

Hadir dalam diskusi tersebut Ketua BPK, Hadi Poernomo, Taufiqurrahman Ruki, dan lainnya serta media TV, radio, koran dan online nasional. (Fathur)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.