HMINEWS.Com, Tulang Bawang – Berbagai ormas, LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dan OKP (Organisasi Kepemudaan) menggelar ‘Mimbar Bebas’ menuntut penanganan korupsi secara luar biasa.

“Korupsi merupakan kejahatan yang luar biasa (extraordinary crime), sehingga penanganannya harus luar biasa pula,” tuntut peserta aksi dalam orasi mereka di Tugu Garuda Terminal Menggala, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Senin (12/12).

Peserta yang terdiri dari Ormas, LSM, warga masyarakat dan HMI Cabang Tulang Bawang. Menurut mereka, korupsi bukan hanya perkara memindahkan uang dari kas negara ke kantong pribadi, tetapi dampaknya sangat luas di antaranya bisa menyebabkan tersendatnya pembangunan, kesenjangan yang semakin tajam dan membengkaknya angka pengangguran.

Khusus untuk pemberantasan korupsi di Kabupaten Tulang Bawang, koruptor makin merajalela karena lemahnya penegakan hukum, bahkan penegak hukum hanya berdiam diri. Dalam aksi tersebut massa sempat mencoret-coret banner bergambarkan Bupati Tulang Bawang yang dianggap pada masa kepemimpinannya banyak terjadi korupsi dan penanganannya tidak tuntas.

Di antaranya kasus kapal cepat, pengadaan perumahan PNS Tiuh Tohou, BUMD, dana pendidikan, pertanian, perikanan serta pembangunan jalan.

Rep : Fikri

Ed : ftr