HMINEWS.Com, Jakarta – Konferensi Internasional Media Islam Kedua menghasilkan Deklarasi Jakarta, ditandatangani kemarin, Kamis (15/12).

Terdiri dari 8 kesepakatan bersama, rekomendasi bagi negara-negara dan media muslim, praktisi media dan institusi dakwah, serta rekomendasi bagi Liga Muslim Dunia (Rabithah Alam Islami).

Rekomendasi berisi 21 poin (18 untuk konferensi dan 3 poin untuk Liga Muslim Duni). Agar antara media muslim dunia menjalin hubungan, kerjasama serta saling tukar informasi dan isi, saling berbagi dan memprakarsai dialog antar budaya, peradaban dan agama untuk membangun kehidupan yang lebih baik. Sebagaimana Al Qur’an: “Katakanlah: Hai para ahli kitab, marilah berpegang teguh pada kali yang sama antara kami dan kalian… ” (3:64).

Mendorong media-media muslim agar menyebarkan nilai-nilai kedamaian, saling pengertian, harmoni dan mendukung pemecahan konflik secara damai. Juga agar menggunakannya sebagai sarana dakwah (dalam arti luas), mencerahkan generasi muda dan melindungi mereka dari dampak negatifnya.

Memperkuat peran IINA (International Islamic News Agency) dan Union of Islamic Broadcasting serta mendorong Liga Muslim Dunia dan Kementerian Budaya dan Informasi Arab Saudi menyelenggarakan seminar-seminar untuk membangun kapasitas media.

Sedangkan bagi Liga Muslim Dunia, menghimpun akademisi dan praktisi media serta pemerintah agar berkonsolidasi untuk mewujudkan kesepakatan-kesepatakan yang telah dicapai. Juga program mendirikan Organisasi Internasional Media Islam yang berafiliasi pada Liga Muslim Dunia.

Ke depannya, Konferensi Media Islam akan diselenggarakan tiap 2 tahun sekali dengan kerjasama Liga Muslim Dunia dan Kementerian Agama RI. (Fathur)