HMINEWS, Cilacap – Aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Berdaulat di Bundaran Alun-alun Cilacap menyambut kedatangan Presiden RI – Susilo Bambang Yudhoyono berakhir ricuh 928/12/2011).

Aksi saling dorong hingga hingga baku pukul tidak terhindarkan dari kedua belah pihak. Massa yang merupakan gabungan dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Cilacap dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Banyumas memulai aksi di Bundaran alun-alun Cilacap, Sejak pagi hari.

Mereka menggelar orasi yang isinya adalah menolak kedatangan SBY. Mereka juga membentangkan spanduk yang intinya “mendesak SBY – Budiono segera turun dari jabatannya”. Pasangan ini dinilai haram melanjutkan kepemimpinan negara Indonesia dengan berbagai kasus korupsi dan keterpurukan negara saat ini, Demikian disampaikam Koordinator aksi, Irfan Agam Pratama.

Sejumlah mahasiswa tetap bertahan saat Kapolres Cilacap, Ajun Komisaris Besar Rudi Darmoko meminta mahasiswa untuk berpindah tempat karena lokasi tersebut akan digunakan sebagai rute rombongan presiden. Kendati demikian, mahasiswa tetap memaksa berunjuk rasa di tempat itu.

Aksi mulai memanas saat mahasiswa berusaha membakar foto Presiden SBY dan segera digagalkan oleh aparat Polres Cilacap di bawah komando langsung Kapolres – Rudi Darmoko.

Aksi kemudian berlanjut saling dorong antara polisi dan mahasiswa hingga berujung baku hantam. Situasi semakin tidak terkendali ketika warga yang melihat keramaian itu juga nimbrung membantu para mahasiswa.

Beruntung, keributan tidak berlangsung lama, aparat kepolisian segera mengevakuasi para  mahasiswa dan digiring ke mobil Dalmas menuju Polres Cilacap.

Situasi berangsur pulih dan lalu lintas kembali lancar di Bundaran Alun-alun Cilacap. [] Kasy/281211