HMINEWS – Pemain timnas Inggris, Wayne Rooney, mengakui  dirinya bodoh atas tindakannya yang membuat dirinya diganjar kartu merah berakibat terkena sangsi larangan tiga laga dari UEFA.

Ia diusir keluar lapangan setelah usai menedang pemain bertahan Montenegro, Miodrag Dzudovic, pada laga pertandingan kualifikasi Euro 2012 di Podrogica, striker Manchester United itu tidak tidak lagi memperkuat Inggris di babak penyisihan grup.

FA mengumumkan bahwa mereka berencana melakukan banding atas keputusan UEFA. Sementara, Rooney memahami jika pelatih Fabio Capello tidak mengikutsertakannya untuk putaran final.

“Itu adalah kebodohanku. Saya segera menyesalinya begitu saya melakukannya,” kata pemain 26 tahun ini kepada media Inggris. “Tidak ada tekel sebelumnya dan saya tidak berpikir. Saya akan menjatuhkannya. Itulah yang terjadi.”

Rooney mengaku sangsi tersebut membuat dirinya hancur. Namun, dia menyadari semuanya adalah kesalahannya sehingga dia sama sekali tidak mengajukan protes. Meskipun demikian, Rooney masih merasa sangsi tiga pertandingan itu terlalu keras untuk dirinya.

“Kami akan membuat keputusan bahwa kami akan melakukan banding. Bahkan jika hanya mendapat pengurangan (hukuman) untuk satu pertandingan, itu akan menjadi bonus untukku,” ujar Rooney berharap.

Rooney mengaku tidak tahu mengapa melakukan pelanggaran tersebut. Inggris, yang ketika itu sudah unggul 2-1, akhirnya mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2. Hasil tersebut sudah cukup untuk mengamankan tempat mereka di putaran final.

“Sejujurnya saya tidak tahu kenapa. Itu adalah salah satu di antara beberapa momen yang sekarang tengah kusesali,” kata Rooney. “Itu terjadi begitu saja. Saya tidak dapat menjelaskannya.”