HMINEWS -Provokasi Israel dan sekutunya atas Iran akhirnya membuat mantan presiden Kuba Fidel Castro buka mulut. Orang kuat di Kuba ini mengatakan Israel harus berhati-hati kalau menyerang Iran.

“Serangan ke Iran akan memicu banjir darah dan konsekuensi global yang tak bisa dihitung,” kata Castro dalam tanggapan tertulisnya, Selasa, seperti dikutip dari Almanar.

Castro lantas menulis, melihat kemampuan Iran, populasi rakyatnya, dan luas negara Iran, sebuah agresi militer ke ngera tersebut bakal berdampak masif pada Tel Aviv. Lebih besar daripada dampak serangan Irak maupun Suriah ke ISrael.

Ia juga mengkritik laporan terbaru Badan Atom Internasional. Menurut dia, laporan yang menyudutkan Iran itu bisa membawa dunia ke era perang nuklir.

Dalam laporan tersebut, badan atom memang memberi sinyal bahwa Iran mungkin memiliki teknologi nuklir untuk militer. Namun belum ada bukti nyata. Iran membantah laporan tersebut dan menyebutnya pesanan dari Israel dan sekutu.

Iran menegaskan, fasilitas nuklir mereka hanya untuk kepentingan sipil dan sudah dibawah aturan Traktat Nonproliferasi Nuklir. Iran balik menuding Israel, yang dipercaya memiliki teknologi militer nuklir di Timur Tengah, tapi tak menandatangani traktat nuklir tersebut. Israel diketahui punya sekitar 200 hulu ledak nuklir. [] rep/lara