HMINEWS, Aceh –  Ribuan warga Bireun, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Kamis (3/11) siang, menolak Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) NAD yang tengah berlangsung. Sebab, pemilu kada dinilai cacat hukum.

Meski konflik regulasi pemilu kada belum berakhir, Komite Independen Pemilihan (KIP) sebagai penyelenggara pemilu tetap melakukan sejumlah tahapan. Sebab, mereka mengaku belum ada putusan penundaan dari Mahkamah Konstitusi. Pelaksanaan tahapan tersebut, sontak mendapat penolakan dari hampir seluruh bagian masyarakat NAD.

Ribuan warga Bireun dengan lantang menyuarakan aspirasi mereka di depan Kantor Bupati Bireun. Dalam tuntutannya, warga meminta pemilu kada ditunda, hingga adanya landasan hukum yang kuat. Mereka menyebut, pelaksanaan pemilu kada telah melanggar Undang-undang No. 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh. [] mentro/lara