HMINEWS – Demi mewujudkan tatanan yang lebih baik dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat, baru-baru ini Rumah Pendidikan Sciena Madani (RPSM) yang di pimpin Lukni Maulana berserta beberapa orang dan tidak ketinggalan Agus Thohir pengurus besar HMI yang saat ini menjabat Sekretaris Jenderal ikut mengunjungi Taman Baca Masyarakat (TBM) Praja Muda yang beralamatkan di Desa Margoyoso kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara.

 

Disambut oleh Saiful Mustakim selaku pengelola TBM Praja Muda dan selama disitu membahas berbagai persoalan tentang dunia pembelajaran di sekolahan. Paling menarik dalam dialog tersebut ialah pembahasan mengenai Fun Learning yakni pembelajaran yang menyenangkan untuk para siswa di sekolah. Dimana sekolah menjadi tempat yang menakutkan jika hanya menerapkan model pembelajaran yang kaku dan monoton, namun bagaimana sekolah mampu menerapkan berbagai metode yang mendukung guna mencapai tujuan dan membuat anak didik merasa nyaman didalamnya.

 

Agus Thohir mengatakan, dengan adanya Taman Baca Masyarakat dapat memberikan pembekalan baru pada masyarakat yang haus dengan ilmu. Tentu diimbangi dengan berbagai macam program kegiatan, terutama bekal ketrampilan yang saat ini sangat di butuhkan.

 

Ada beberapa alasan berkunjung ke TBM Praja Muda, terkait program pemerintah dalam mengentaskan buta huruf dan kegiatan belajar untuk masyarakat selain program rumah pintar dan pos paud. Alasan utamanya yakni TBM Praja Muda merupakan TBM salah satu yang terbaik di Jawa Tengah. Di sana walau tampak sederhana namun program kegiatanya berjalan lancar dan terorganisir seperti; sedekah buku, Teater dan musikalisasi puisi, pemutaran film indie, gelar budaya, keterampilan dan kejurnalistikan.

 

Seiring perkembangan arus globalisasi yang tajam dalam dunia pendidikan, masyarakat harus semakin menyadari bahwa belajar tidak hanya di bangku sekolah. Akan tetapi bisa dimanapun tempatnya. Diharapkan disetiap RT ada Taman Baca Masyarakat yang dikelola oleh masyarakat dan tentunya dikembalikan ke masyarakat. Sehingga kelak generasi anak bangsa semakin matang dan memiliki nilai-nilai budi pekerti yang luhur, karena dengan baiknya pendidikan baik pula generasinya. Jika buruk pendidikannya buruk pula generasinya. [] lk