HMINEWS.COM

 Breaking News

Kaum Muda Indonesia Miskin Konsep

October 28
16:16 2011

HMINEWS.COM, Jakarta – Kaum muda Indonesia makin miskin konsep dan makin tenggelam dalam dunianya sendiri. Padahal kondisi bangsa dewasa ini menuntut keseriusan kaum muda terjun dalam berbagai kancah. Menyuarakan perubahan ke arah lebih baik, mengubah ketidakadilan dan penindasan yang masih saja terjadi, serta carut-marutnya politik di tanah air.

Demikian kata Ikrar Nusa Bakti dalam diskusi terbatas LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) dengan PB HMI di Gedung LIPI lantai 11, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (26/10/2011).

Kemerosotan kaum muda tersebut, lanjutnya, juga terlihat dari merosotnya organisasi eksternal kampus, baik secara kuantitas maupun kualitas. Juga dari geliat kaum muda dalam pergerakan politik. Karenanya, Ikrar Nusa Bakti menantang HMI untuk menggandeng partai politik dalam penggemblengan kader partai agar memiliki pengetahuan politik yang baik.

“Coba HMI adakan kerjasama dengan partai-partai politik, kader mereka itu agar memiliki pengetahuan politik yang baik, sehingga kualitas demokrasi bangsa ini bisa meningkat,” kata Ikrar Nusa Bakti.

Syamsuddin Haris menyatakan hal senada dan berharap banyak pada kaum muda. Selain itu, ia menyatakan miris dengan independensi gerakan yang terlihat rentan ditunggangi.

“Mahasiswa harus tetap lantang dan tunjukkan independensi. Karena kalau betul seperti bahasa klisenya ‘Masa depan ada di tangan kaum muda,’ HMI harus lantang,” harapnya.

Memang tak ada pilihan lain selain bersuara lantang dan teguh dalam prinsip untuk mengubah kondisi bangsa ke arah yang lebih baik. “Sebab ketidakadilan terjadi di mana-mana dan sumber daya alam Indonesia terus-menerus dikeruk oleh asing dan dikhawatirkan dalam 50 tahun ke depan sudah habis, sedangkan hutang luar negeri Indonesia masih menggunung,” Fathurrahman dari PB HMI menimpali.

“Ya, itu. Apalagi Freeport sudah perpanjangan kontrak. Seharusnya pemerintah berani merenegosiasi kontrak,” tambah Ikran mengiyakan. (Ftr)

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.