Ciputra

Pengusaha Ciputra meminta pemerintah mengalokasikan dana untuk pengembangan kewirausahaan di Indonesia. “Minimal 2 persen dari total anggaran pemerintah untuk pendidikan khusus entrepreneurship,” kata bos Ciputra Grup itu.

Menurut Ciputra, pendidikan kewirausahawan amat penting untuk membangun masa depan  Indonesia. Negeri dengan jumlah penduduk besar  seperti Indonesia harus muncul wirausahawan untuk bisa mengelola pasar. “Alokasi dana pendidikan yang mencapai Rp 250 triliun, untuk kegiatan entreprenership bisa dialokasikan sekitar 10 persen,” ujar dia.

Pendidikan memang penting untuk memberi modal dasar bagi para wirausahawan. Pendidikanlah yang mengubah pola pikir seseorang. Pola pikir yang mesti dipahami Indonesia, katanya, adalah wirausahawan yang bekerja dengan menggunakan ide dan kreativitas. Apabila jumlah wirausaha bisa didorong jadi 2 persen dari jumlah penduduK Indonesia, pertumbuhan ekonomi bisa didorong hingga capai 10 persen.

Saat ini jumlah wirausahawan Indonesia baru 0,18 persen. Negara maju seperti Amerika Serikta, jumlah wirausahawan capai 17 persen dari penduduknya.[]