HMINEWS – Suara tembakan di Kota Ambon membuat suasana menjadi mencekam. Warga panik dan mengungsi ke sejumlah masjid mencari perlindungan.

Detikcom, Minggu (11/9/2011), melaporkan, para warga mengungsi untuk mencari perlindungan. Mereka membawa sanak famili mencari tempat aman.

Para warga yang panik ini tampak mengisi sejumlah masjid. Misalnya saja Masjid Raya Al Fatah, Ambon, dan Masjid Jami Kota Ambon.

Irma (26), seorang ibu muda tampak memeluk erat bayinya. Dia tak henti-henti menangis di Masjid Raya Al Fatah.

“Saya takut sekali. Bagaimana ini?” kata dia dengan panik.

Sementara itu, terjadi juga perang batu di kawasan Talake, Ambon. Namun belum jelas, perang batu ini antara siapa dengan siapa.

Hingga pukul 16.30 WIT, situasi di Ambon masih belum kondusif. Polisi mulai berjaga di sejumlah ruas jalan. Sejumlah orang membawa parang juga tampak bergerombol.

Isu yang beredar, ketegangan hari ini akibat tewasnya seorang tukang ojek, yang memicu serangan balasan. Sementara itu, otoritas polisi di Maluku dan Mabes Polri tak mengangkat teleponnya saat coba dikonfirmasi.[]ian/dtk