HMINEWS, Pattani – Kelompok Geriliya Patani di Thailand Selatan menyerbu sebuah sekolah yang terletak di bagian selatan Thaiand, menewaskan empat orang pasukan tentara Pemerintah Thailand dan melukai satu anak.

Sekira 18 orang gerilya berseragam tentara bersenjata melepaskan tembakan di sebuah pos militer di desa Lamoh, Provinsi Narathiwat yang terletak di bagian selatan Thailand dan menewaskan empat orang pasukan. Demikian seperti diberitakan Oman Time, Rabu (28/9/2011).

Pelaku serangan juga mengambil lima senapan dan rompi anti-peluru dari pasukan tentera Thailand yang tewas sebelum akhirnya lari dari tempat kejadian.

Letnan Jenderal Polisi Satanfah Wamasing mengatakan, penyerang berjalan ke sekolah dan mulai berbicara dengan tentara yang ditugaskan untuk menjaga para guru di sana. Mereka melepaskan tembakan dalam jarak dekat dan segera melarikan diri.

Konflik di bagian selatan Thailand saat ini menjadi pokok perhatian Pemerintah Thailand yang dipimpin oleh Yingluck Shinawatra.

Sunai Phasuk, seorang peneliti senior untuk Human Rights Watch mengatakan dalam posting twitter-nya bahwa kelompok HAM yang berbasis di New York telah memperingatkan pemerintah Thailand bahwa penggunaan sekolah secara simultan untuk keperluan militer sekaligus pendidikan akan menempatkan orang sipil dalam resiko.

Pemerintah baru Thailand, pada pertengahan September lalu memperpanjang keadaan darurat di seluruh daerah bergolak di bagian selatan, yang berpenduduk sebagian besar suku Melayu.

“Undang-undang darurat itu, yang pertama kali diterapkan pada 2005 dan mencakup sebagian besar dari tiga propinsi Thailand Selatan, saat ini diperbarui dengan tambahan tiga bulan,” kata wakil jurubicara pemerintah Anusorn Eiamsa-ard.

Rakyat di wilayah itu mengeluh terjadi pembedaan terhadap suku Melayu oleh pihak berwenang di negara berpenduduk sebagian besar suku Siam, termasuk dugaan pelanggaran HAM oleh angkatan bersenjata Thailand.

Konflik di bagian selatan Thailand juga sudah menelan 4.300 korban jiwa. Provinsi Pattani dan Narathiwat dinobatkan sebagai wilayah yang cukup berbahaya di Thailand. [] PFO/lara