HMINEWS, Jakarta – Anggota Badan Anggaran DPR Tamsil Linrung menjamin “mogok” kerja mereka tidak menghambat pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2012. Hal tersebut disampaikannya sesusai menghadiri acara Syawalan keluarga besar HMI MPO di Hotel Bidakara, Jakarta, Sabtu, 24 September 2011.

“Nggak akan berimplikasi ke sana. Kalau sampai dua minggu nggak dibahas, baru ada implikasi,” ujar Tamsil Linrung sebagaimana dikutip oleh Tempo.

Menurut Tamsil, pada Senin, 26 September 2011, jajaran pimpinan DPR akan terlebih dulu merapatkan penangguhan pembahasan RAPBN oleh Banggar dan Komisi. Tamsil membantah jika Banggar disebut mogok. Pasalnya, rapat pembahasan memang terpaksa ditunda, akibat dirinya dan tiga pimpinan lain memenuhi panggilan KPK pada Selasa lalu.

Pekan depan, Tamsil menjanjikan Banggar sudah kembali bekerja. Ia pun berharap semua pihak, termasuk Badan Kehormatan DPR, tidak berpikiran negatif dengan “mogok”-nya Banggar, apalagi sampai mengancam akan memberikan sanksi.

Seperti diberitakan, setelah empat pimpinannya; Melchias Mekeng, Olly Dondokambey, Mirwan Amir, dan dirinya dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi pada Selasa lalu, anggota Banggar sepakat “ngambek”. Mereka mogok membahas RAPBN ditindaklanjuti dengan menyurati pimpinan DPR untuk mengembalikan mandat. [] tempo/lara