HMINEWS – Abdullah Hehamahua, Ketua Komite Etik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan tidak semuanya pernyataan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin sepenuhnya benar. Perubahan sikap yang kerap ditunjukkan mantan politisi Partai Demokrat itu membuat Komite Etik tak lantas mempercayainya.

“Dia (Nazaruddin) sikapnya antara pembohong dan peragu, dia tidak tegas, padahal saya minta kepadanya untuk buka seluruhnya,” kata Abdullah, baru-baru ini.

Oleh karena itu, kata Abdullah, Komite Etik akan melakukan rapat untuk menilai sejauh mana tingkat kebohongan dan kebenaran dari informasi yang telah diberikan Nazaruddin. Namun secara garis besar, apa yang telah disampaikan Nazaruddin terdapat beberapa fakta tapi belum dapat dikatakan benar secara KUHAP sebagai alat bukti.

“Seperti benar ada pertemuan di rumah Nazar dengan beberapa orang yang membicarakan KPK dan kasus. Dua kali di rumah Nazar, dua kali di luar, dan sekali di kantor KPK. Tapi setelah dicek, tidak ada pertemuan di KPK, karena di lift ada satpam yang berjaga dan mencatat tamu yang datang selama 24 jam,” jelas Abdullah.[ian/lip6]