HMINEWS – Brigade Gerakan Pemuda Islam Pengurus Wilayah Jakarta Raya mendesak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera melakukan pemerinksaan terhadap orang-orang yang diduga sebagai Informan Duta Besar Amerika Serikat di Indonesia terkait Bocoran Wikileaks tentang FPI dan POLRI.

Amir S, Ketua Brigade GPI Wilayah Jakarta Raya mengatakan ada beberapa orang yang diduga terlibat dalam pemberian informasi tersebut.

“Kami menduga YS yang mengaku sebagai Pejabat Senior Badan Intelijen Negara terlibat dalam pemberian informasi ke Dubes AS sebagaimana yang diberitakan Wikileaks”, katanya di Jakarta Sabtu (10/9/2011).

Atas dasar itu, Amir meminta kepada Polri dan BIN untuk segera memanggil dan memeriksa YS yang telah menjual data tersebut ke Dubes AS.

“BIN dan Polri harus panggil dan periksa YS segera karena yang bersangkutan telah melecehkan Institusi Polri dan BIN”, ujar Amir yang juga pernah aktif di FPI.

Amir menduga, YS berusaha untuk melakukan upaya adu domba antara pemerintah dan Ormas. Oleh karena itu, Amir berharap kepada ormas Islam agar merapatkan barisan dan menyatukan kekuatan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap operasi intelejen sekaligus melakukan operasi kontra intelejen secara cermat,cepat dan tepat serta selamat didunia akhirat.

“Itu dilakukan, untuk menghadapi Gerakan Ekstrimis Zionis dan Salibis International yang menghalalkan segala cara dalam menghancurkan Islam dan Umatnya, demikian Amir.[ian]