HMINEWS – Kisruh korupsi yang terjadi di Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) telah menuai kecaman dari banyak kalangan.

Sejumlah organisasi mahasiswa menuntut pembubaran Banggar DPR. Organisasi yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) itu meminta pembubaran Banggar DPR melalui konferensi pers bertema ‘Bubarkan Badan Anggaran DPR dan Tangkap Mafia Anggaran’ di Galeri Cafe Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (19/9).

“Kembalikan uang rakyat sebesar-besarnya untuk keadilan dan kesejahteraan masyarakat,” kata ketua PMII, Syukron Jamal dalam kesempatan itu.

Syukron mengatakan, perilaku korupsi saat ini sudah merajalela. Bila dulu banyak dilakukan di kalangan eksekutif, seperti pejabat pemerintah atau pegawai negeri sipil, kini menyebar ke anggota legislatif yang notabene wakil dari rakyat.

“Pelaku korupsi kini beranak-pinak. Mati satu tumbuh seribu. Dengan mengatasnamakan Badan Anggaran, mereka jadikan tempat itu sebagai surga bagi para mafia anggaran,” kata dia.

Banggar DPR, lanjut dia, menggunakan nama rakyat untuk mengatur dan membuat skenario anggaran. Namun pada akhirnya, anggaran tersebut hanya untuk pejabat di institusi pemerintahan saja. “Setelah anggaran gol, dana itu dinikmati mereka sendiri tanpa rasa bersalah kepada masyarakat. Entah berapa banyak dana APBN yang bocor,” ujar Syukron.[ian/mi]