HMINEWS – Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, tantangan saat ini dunia Islam adalah melawan upaya-upaya Barat untuk mencegah kemajuan sains negara-negara Islam.

IRNA, Kamis (22/9) melaporkan, Mahathir dalam sebuah seminar dengan tema “Apakah Malaysia mampu menghadapi bentuk imperialisme modern?” menyatakan, ilmu pengetahuan dan teknologi mutakhir merupakan sarana terbaik untuk melawan imperialisme modern.

“Negara-negara Barat adalah imperialis sejati. Mereka melakukan penjajahan dengan tujuan mengontrol dan menaklukkan negara-negara lain. Mereka juga berupaya merampas kekuatan negara-negara lain,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mahathir menandaskan, “Tantangan utama kita adalah menuntut ilmu pengetahuan. Dengan ilmu yang cukup, kita dapat menentukan arah pembangunan negara melalui upaya sendiri.”

“Barat masih meneruskan kebijakan imperialis, hanya saja metode yang mereka rubah dan secara tidak langsung ingin menjajah negara-negara lain. Penjajahan masih ada dan negara-negara Barat mengontrol bangsa-bangsa lain melalui berbagai metode termasuk, politik, ekonomi, dan pemikiran,” papar Mahathir.

Pada kesempatan itu, Mahathir menuturkan, saat ini juga ada banyak negara yang menerima konsep dan ideologi Barat seperti demokrasi, kapitalisme dan sosialisme. Mereka semua telah menjadi sasaran penjajahan Barat.

“Barat menularkan nilai-nilai dan gaya hidup mereka melalui kanal komunikasi kepada negara-negara lain dan tanpa sadar pemikiran-pemikiran Barat telah membayangi kehidupan kita,” tutupnya.[irb/ian]