HMINEWS.COM

 Breaking News

Malam Takbiran, Jakarta Kembali Macet

August 31
00:36 2011

Selasa 30 Agustus 2011 malam. Sekitar pukul 21. 35, saya bersama kerabat mencoba menikmati suasana jantung kota Jakarta, di malam lebaran. Berangkat dari arah Cipete, dengan tujuan ke Monumen Nasional.

Ternyata Jakarta, dimalam takbiran ramai semarak. Bunyi petasan, dan lesatan sinar kembang api memendar memenuhi langit Jakarta. Begitu ramai.

Saat melewati terminal Blok M, denyut keramaian justru lebih ramai dari biasanya. Arus kendaraan tersendat. Ternyata, ada pasar malam di sebelah terminal. Karena selintas saya lihat pajangan baju-baju yang di jual sampai meluber ke pinggiran jalan. Pengunjung tampak begitu sesak ramai.

Makin mengarah ke jalan protokol utama Senayan- Sudirman, denyut keramaian kian terasa. Di jalur lambat, di penuhi rombongan pengendara sepeda motor. Terselip diantaranya, rombongan takbir keliling, menggunakan mobil bak terbuka dan beberapa mobil yang sehari-hari dipakai sebagai angkutan kota atau angkot.

Mendekati Bundaran HI, sesaat melewati patung Jenderal Sudirman, bahkan arus kendaraan tersendat merayap. Kendaraan makin banyak menyesaki jalan. Di seberang patung Jenderal Sudirman, berjejer mobil dan motor di parkir di bahu jalan. Sepertinya mereka adalah rombongan takbir keliling yang hendak berkeliling kota Jakarta.

Di bundaran HI, kerumunan orang disekitar air mancur begitu banyak. Mereka duduk-duduk di pinggiran air mancur. Kebanyakan dari mereka adalah pengayuh sepeda, karena ratusan sepeda di parkir mengelilingi bundaran air mancur. Sementara beberapa polisi lalu lintas sibuk mengatur arus lalu lintas.

Lewat Thamrin, arus lalu lintas tetap merayap. Mobil yang saya tumpangi, beberapa kali berhenti karena padatnya arus kendaraan. Sampai akhirnya tiba di air mancur patung kuda, dekat gedung Sapta Pesona, sekitar pukul 22.25 Wib. Kendaraan bahkan tersendat-sendat karena macet.

Dari jendela mobil tampak tugu Monas. Puncak Monas, tampak berkilau keemasan. Di langit sekitar Monas, sesekali lesatan kembang api berpendar-pendar.

Sementara jalan menuju arah Istana begitu padat. Sedangkan di seberangnya dengan arah sebaliknya, jalanan kosong. Sepertinya ada penutupan arus lalu lintas. Di tengah pepohonan pemisah jalan, tampak serombongan korp baju putih petugas kebersihan sedang beristirahat, sembari menyaksikan ramainya jalan di malam takbiran. Sungguh mereka pahlawan lingkungan. Dedikasinya begitu hebat, ditengah yang lain sedang menikmati libur lebaran, dan bermalam lebaran, tapi mereka tetap bekerja membersihkan sampah.

Makin mendekati Istana, arus kendaraan kian padat. Sampai tiba di daerah kota, arus kendaraan makin padat. Benar saja di depan halte busway Harmoni, kendaraan yang saya tumpangi terjebak macet. Beberapa menit tak bisa bergerak. Andaipun bisa bergerak, hanya satu tarikan gas, tapi kembali lagi macet. Rasanya, seperti macet ria di jalur madik. [] Kompasisan/Agus

About Author

Redaksi

Redaksi

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Write a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.