HMINEWS, Banda Aceh – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Eksekutif Nasional bekerja sama dengan WALHI Aceh akan menyerahkan bantuan kepada anak yatim korban gempa bumi dan tsunami di 12 lokasi, Banda Aceh dan Aceh Besar. Bantuan diberikan kepada 400 orang anak yatim berupa perlengkapan sekolah, paket lebaran dan uang tunai Rp.200 ribu /orang. Proses pemilihan calon penerima bantuan telah dimulai sejak Mei 2011.

Bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 lalu, sedikitnya telah merenggut nyawa 170. 000 orang, 37.000 orang dinyatakan hilang, 192.000 orang menjadi pengungsi dan berbagai kehancuran lainnya serta menimbulkan kerugian Rp.46 triliun. Kehancuran ini telah menimbulkan simpati yang cukup besar dari seluruh penjuru dunia. Sebagai respon terhadap penanganan bencana ini, WALHI Eksekutif Nasional juga tidak ketinggalan mengambil peran lebih dalam mengadvokasi para korban bencana ini.

Selang beberapa tahun setelah bencana tsunami tersebut, ternyata berbagai persoalan lain masih menggantung dan menimpa korban. Terutama bagi anak-anak yatim yang kehilangan orangtua sehingga kehilangan pelindung. Ironinya banyak dari mereka yang luput dari bantuan pemerintah . Ratusan bahkan miliaran rupiah sudah digelontorkan untuk membangun kembali Aceh, namun tidak banyak yang memilih berinvestasi untuk kepentingan masa depan anak-anak Aceh.

“Maka dari itu WALHI melakukan kegiatan ini untuk bertujuan menguatkan kemandirian dan jaminan hidup masyarakat korban, khususnya anak-anak yang tidak lagi mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pasca bencana.” Kata Direktur Eksekutif Daerah WALHI Aceh T. Muhammad Zulfikar, MP.

Desa-desa yang menjadi sasaran penyerahan bantuan antara lain Desa Deah Raya, Alue Naga, Peulanggahan, Lampuuk, Mns Kulam-Krueng Raya dan Lhoong Aceh Besar. Selain di desa, bantuan juga diberikan kepada anak-anak penghuni panti antara lain Panti YPPC, YPAC, Bukesra, Jroeh Naguna, Rumah Yatim Kuta Malaka dan Rumah Sejahtera Darussa’adah.

Sebelumnya WALHI Aceh juga telah mengadakan acara WALHI Aceh Goes to Community (WAGsC) yang merupakan satu rangkaian acara juga dengan kegiatan penyerahan bantuan ini. WAGsC ini adalah acara kampanye lingkungan berupa pemutaran film lingkungan dan ceramah tentang penyelamatan lingkungan. Ada sekitar enam film pendek yang diputar, film bantuan dari Goethe Institute.[] lara