HMINEWS, Surabaya –  Selasa (9/8) sore menjelang buka puasa, suasana trotoar di depan Taman Apsari di seberang gedung negara Grahadi, Surabaya, menjadi semarak. Para pengguna yang memadati Jl. Gubernur Suryo di pusat kota ini tersedot oleh pemandangan tak biasa namun menyegarkan, pejalan kaki menyempatkan berhenti dan para pengemudi melambatkan kendaraan demi melihat belasan model anak-anak maupun dewasa yang berbusana muslim. Sebagian mereka menaiki sepeda yang kini menjadi tren gaya hidup sehat di perkotaan. Mereka melenggang-lenggok di trotoar bak di catwalk yang diabadikan kamera para fotografer dari media massa maupun masyarakat.

Menurut koordinator acara, Hadi Reksa, pihaknya menggelar Fashion on the Street untuk menyemarakkan Ramadhan dengan cara berbeda, namun tak melupakan sisi sosial dengan membagikan takjil kepada para pengguna jalan.

“Banyak cara untuk mengisi Ramadhan dengan kegiatan berarti. Kami memilih mengadakan Fashion on the Street sambil bersepeda dan membagikan takjil kepada para pengguna jalan yang melintas. Kami ingin memadukan fashion, bersepeda dan berbagi kepada sesama,” ujarnya.

Cuaca sore yang masih panas dan membuat gerah pada musim kemarau ini tak menyurutkan semangat para model untuk membagikan takjil. Banyak pengguna jalan yang tak melewatkan kesempatan ini.

Hadi menjelaskan, para model tersebut mengenakan 18 busana muslim dari Dannis Collection karya desainer Tati Hartati yang mengusung tema Ikat Batik Antik. Koleksi ini dari bahan kaus yang dipadu batik dan tenun ikat dalam warna-warna cerah.

Tati menjelaskan, bahan kaus cocok dikenakan dalam cuaca panas sehingga terasa adhem. Jatuhnya enak di badan. Juga bisa dipadu bahan lain seperti batik dan tenun ikat serta serasi dengan aksesoris yang bersifat etnik.

“Busana muslim dari kaus menjadi tren sejak muncul global warming. Bahan ini nyaman dipakai dan tetap chic untuk acara santai maupun formal. Jadi bisa kasual, bisa juga terlihat anggun dan elegan. Bergantung paduannya,” ujarnya.[] berita2/lara