HMINEWS – Memperingati perayaan 17 Agustu, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menggelar demonstrasi di dalam gedung rektorat menuntut transparansi pendidikan di dalam kampus. Namun, dikarenakan pihak kampus tengah mengadakan kegiatan 17-an, pihak satpam kemudian melarangnya sehingga akhirnya satpam dan mahasiswa saling dorong dan sikut-sikutan.

Mahasiswa tidak terima aksi demonya dilarang oleh pihak keamanan kampus. Kedatangan para mahasiswa yang sambil meneriakan orasi itu diketahui pengamanan dalam kampus. Sekitar 20 satpam kampus kemudian mencoba menghentikan aksi demo para mahasiswa tersebut.

Tidak ada kesepakatan di antara satpam dan para mahasiswa saat itu. Emosi keduanya pun memuncak hingga saling meluncurkan pukulan ke arah masing-masing.

“Orang lagi upacara (HUT RI ke-66), mahasiswa mau nerobos masuk. Kan etikanya nggak ada, tidak menghormati orang lagi upacara,” ujar Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Azhar Nugroho saat dihubungi detikcom, Rabu (17/8/2011).

Azhar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu, kampus UI tengah menggelar upacara kemerdekaan RI.

“Kemudian datang sekitar 30-an mahasiswa demo di depan kampus,” katanya.

“Tapi kemudian mahasiswa dan sekuriti terlibat cekcok mulut,” katanya.

Beruntung aksi tersebut tidak berlangsung lama hingga akhirnya aparat Polsek Beji datang. Satpam dan para mahasiswa kemudian berdamai sehingga aksi tersebut tidak berlanjut.

“Sudah selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Rektor kampus dan Polsek Beji memfasilitasi mediasi keduanya,” tutupnya. [] lara