Rezim Zionis Israel terus melakukan serangan beruntun ke Jalur Gaza. Dalam 24 jam terakhir, warga Palestina yang gugur syahid dalam berbagai serangan Israel , mencapai 10 orang.

Sebelumnya, Kantor Berita AFP melaporkan, lima warga gugur syahid dan 30 lainnya terluka dalam serangkaian serangan Israel menjelang fajar Israel yang berlanjut sampai dini hari Kamis. Menurut laporan Press TV, serangan tersebut terus berlangsung sepanjang hari Kamis.

Di antara korban gugur syahid adalah dua anggota Gerakan Jihad Islam yang bernama Ismail al-Asmar (34 tahun), dan Ismail Amum (65 tahun). Menurut laporan tersebut, Asmar gugur syahid ketika mobilnya menjadi sasaran rudal Israel pada Rabu pagi di kota Rafah selatan. Sedangkan jenazah Amum ditemukan setelah gugur syahid dalam serangan sebelumnya dekat Deir al-Balah di Gaza tengah.

Pejuang lainnya yang gugur syahid adalah Atiya Muqat yang berumur 20 tahun. Ia gugur syahid dalam serangan Israel, Rabu malam. Dilaporkan pula, serangan terpisah di Rafah menggugurkan seorang pekerja sipil di terowongan bawah tanah Gaza-Mesir.

Israel menyerang Jalur Gaza sepanjang hari Kamis. Dilaporkan pula, pesawat tempur Zionis menarget aula olahraga di utara Beit Lahiya yang menggugurkan seorang warga sipil dan menciderai 20 lainnya. Sejam setelah serangan tersebut, seorang warga korban luka di Beit Lahiya gugur syahid setelah mengalami luka parah akibat brutalitas Israel.

Zionis Israel meningkatkan serangan udara terhadap Jalur Gaza yang diblokade dalam beberapa hari terakhir ini. Serangan-serangan itu hingga kini, menggugurkan lebih dari 20 warga di Palestina dan meninggalkan puluhan lainnya terluka.

Hari Peringatan Al-Quds yang biasa disebut Yaumul Quds atau Al-Quds Day, selalu digelar pada Jum’at terakhir bulan Ramadhan, tepatnya hari ini tanggal 26 Agustus 2011 yang juga bertepatan dengan 26 Ramadhan 1432 Hijriah.

Hari Al-Quds Sedunia digagas oleh Pendiri Revolusi Islam Iran, Imam Khomeini sebagai bentuk dukungan konkrit atas bangsa Palestina yang ditindas Zionis Israel. Imam Khomeini, pendiri Republik Islam Iran pada Agustus 1979, sekitar enam bulan pasca kemenangan Revolusi Islam menetapkan Jum’at terakhir bulan Ramadhan sebagai Hari Quds Sedunia.

Di Indonesia, Hari Al-Quds juga digelar secara serempak di seluruh penjuru nusantara. Direktur Voice of Palestine (VOP) Indonesia, Mujtahid Hashem, mengatakan, Hari Quds Sedunia diperingati setiap hari Jum’at terakhir bulan Ramadhan, 26 Agustus 2011 di ratusan kota di seluruh dunia, dari Asia, Eropa, Amerika, Australia, Amerika Latin, dan Afrika.

Peringatan al-Quds di Indonesia digelar di beberapa kota di antaranya, Jakarta, Palu, Semarang, Surabaya, Medan, Lampung, Riau, Makasar, Balikpapan, Samarinda, Tenggarong dan lain-lain. [] lk