HMINEWS –  Mengapa wanita lebih menyukai pria yang lebih tua? Jawabannya tidak cuku hanya dengan mengatakan “buah kelapa, makin tua makin banyak santannya”. Pertanyaan tersebut sudah ditemukan jawabannya oleh sebuah tim peneliti dari Australia yang diumumkan dalam Royal Society jurnal Biology Letters.

Kondisi perekonomian ternyata bisa mengubah ketertarikan wanita kepada pria. Dalam kondisi ekonomi sulit alias cekak, wanita cenderung memilih pria lembut yang kebapakan dibandingkan yang macho. Temuan ini bertolak belakang dengan pemikiran yang populer saat ini tentang pria keras dan macho mempunyai daya tarik.

Jika mereka menghadapi masalah keuangan, wanita cenderung memilih pria baik yang halus dibandingkan tipe yang keras dan pendiam. Dugaannya, pria lembut dipandang sebagai pemberi nafkah, lebih mungkin untuk bertahan di saat-saat yang sulit dan dapat menarik keluar mereka dari badai ekonomi.

Temuan ini dapat membantu menjelaskan mengapa denyut di Hollywood saat ini didominasi oleh pria ‘cantik’ seperti bintang Twilight Robert Pattinson dan High School Musical yakni Zac Efron, bukan wajah-wajah keras seperti Sean Connery dan Kirk Douglas.

Para peneliti mencari apakah masalah keuangan dan kesehatan mempengaruhi tipe pria yang menarik bagi seorang wanita. Sebanyak 65 wanita muda diberi satu dari tiga kuisioner untuk diisi.

Satu dirancang untuk membuat wanita khawatir tentang keuangan mereka, yang lain tentang kesehatan mereka. Dan yang ketiga kuisioner berisi pertanyaan netral tentang kepercayaan paranormal. Para wanita itu kemudian disajikan dengan daftar karakter dan diminta untuk memilih mereka yang akan menjadi pria ideal mereka.

Beberapa karakter pria seperti cerdas, macho, dan kepercayaan diri, dianggap memiliki materi genetik yang baik. Sementara karakter pemberi nafkah, baik hati, hangat, dan mengayomi dipilih karena dianggap menunjukkan sosok kebapakan. Secara keseluruhan, wanita lebih menekankan pada sifat-sifat ‘ayah yang baik “.

Mereka yang khawatir tentang keuangan menunjukkan minat sedikit pada laki-laki macho. Temuan tersebut berdasarkan laporan Royal Society jurnal Biology Letters.

Menurut para peneliti Australia, hal itu menunjukkan ketika wanita cekak , mereka tertarik dengan jenis lembut.

Kaum pria yang macho biasanya lebih menarik saat wanita khawatir tentang kesehatan mereka. Hal ini mungkin karena maskulinitas bisa menjadi tanda gen yang baik, dan seorang pria akan memberikan seorang wanita anak yang kuat dan sehat.

Para peneliti menyimpulkan ada keuntungan dalam selera wanita yang fleksibel pada pria. Hal ini akan memungkinkan perempuan untuk beradaptasi terhadap perubahan yang cepat dalam lingkungan seperti wabah patogen atau kelaparan. Tapi itu bukan hanya perempuan yang seleranya dipengaruhi oleh iklim ekonomi.

Sebuah studi statistik Playboy centrefolds mengungkapkan bahwa ketika waktu makmur, pria mencari wanita yang lebih muda, kekanak-kanakan, dengan mata yang besar, dan lebih lembut. Tapi ketika ekonomi sedang dalam kondisi menurun dan sosial mengancam, pria mencari hiburan pada wanita montok dengan sosok keibuan. [] lk