HMINEWS – Dipelopori tokoh nasional Rizal Ramli, ejumlah aktivis sepakat akan melakukan aksi besar-besaran menuntut Indonesia bersih.  Bersih dari  KKN, kronisme dan kleptokrasi, bersih dari skandal dan kecurangan pemilu.

Dalam diskusi santai yang digelar di Rumah Perubahan 2.0, Jakarta Pusat aktivis dari berbagai angkatan ini menyatakan kesiapan untuk segera mendesak perubahan. “Usai lebaran, kami akan turun ke jalan-jalan menuntut perubahan,” ujar Hatta Taliwang, salah seorang aktivis, Rabu, 24 Agustus malam.

Dalam diskusi itu seratusan aktifis hadir. Diantaranya tampak hadir Mayjend Purnawirawan Saurip Kadi, Hatta Taliwang, Lieus Sungkharisma, dan beberapa pentolan aktivis 98. Mantan Menteri Koordinator Perekonomian Rizal Ramli  menyerukan ”amar maruf nahi munkar” dalam acara yang berlangsung hingga pukul 21.00 ini.

Forum diskusi juga mengkritisi lemahnya penegakan hukum pemerintah SBY-Budiono. Bahkan selama masa kepemimpinan periode kedua, SBY diindikasikan mulai melakukan tindakan otoriter dan tidak berpihak pada masyarakat kecil.

Diskusi juga menyorot tidak profesionalnya pemerintah dalam menyikapi gejolak politik yang ada. Salah satu yang dinilai gagal adalah penanganan kasus suap yang melibatkan mantan bendahara umum Demokrat Muhamad Nazaruddin. Pemerintah dinilai tidak transparan dan terlalu campur tangan dalam kasus ini.

Untuk merubah sistem yang dinilai terlanjur buruk, para aktivis bersepakat melakukan gerakan perubahan secara masif. Hal pertama yang akan dilakukan adalah mendesak pemeriksaan Nazarudin dilaksanakan secara transparan dan hingga tuntas

Selanjutnya, usai lebaran gerakan turun ke jalan akan dilakukan besar-besaran.