HMINEWS – Ketua Biro Investigasi dan Analisis Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum Partai Demokrat (PD), Patra M Zein, berharap proses hukum terhadap tersangka kasus suap proyek Wisma Atlet, M Nazaruddin dilakukan secara profesional dan seadil-adilnya.

Menurut Patra, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut selama dalam dalam pelariannya banyak menyebut elite Demokrat terlibat dalam kasus korupsi tanpa didukung bukti.

“Jangan sampai yang fitnah, digunakan penyidik dan hakim untuk menyeret orang yang tidak salah. Persis seperti klien saya (Anas Urbaningrum) itu yang difitnah sejak awal,” kata Patra saat diskusi bertajuk “Nazaruddin Pulang” di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (13/8).

Bahkan Patra memastikan, dalam kasus Nazaruddin itu Partai Demokrat tidak akan  mencampuri proses hukum yang berjalan. “Apalagi sampai mengintervensi penegak hukum. Tapi kami minta adanya kebenaran materiil,” tandas Patra.

Lantas apa yang diharapkan Patra dengan proses hukum atas Nazaruddin yang profesional dan adil itu? “Jangan sampai Anas Urbaningrum jadi pesakitan,” tandasnya.

Seperti diketahui, Nazaruddin selama melarikan diri di luar negeri sering melontarkan tudingan bahwa Anas Urbaningrum banyak menikmati uang hasil proyek APBN. Nazar juga menyebut kemenangan Anas di Kongres Partai Demokrat di Bandung tak terlepas dari dukungan dana untuk politik uang yang diperoleh dari proyek-proyek APBN.[JPNN]